-->
skip to main | skip to sidebar

Laman

Guguslatih Bahasa dan Seni

Blog Resmi Guguslatih Bahasa dan Seni

Ads 468x60px

Labels

  • Agenda Terdekat (21)
  • ARTIKEL (7)
  • Download (5)
  • Karya Bocah Base (2)
  • KEGIATAN (9)
  • Materi (24)
  • P3K (3)
  • Permainan (3)
  • Saka (2)
Logo Design by FlamingText.com Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani
  • Home
  • Profil
  • Brangkas
    • Galeri
    • Video
  • Tools
    • Download
    • Tutorial
  • Contact Us
    • Facebook
    • Twitter
    • Google+
  • OKPT 2015
    • TENTANG
    • COCARD
    • PERLENGKAPAN
    • Grup eFBi
    • KELOMPOK
  • PTR 2015
    • TENTANG
    • PTR
  • Form Biodata
  • Pesan Kakak
Bagi kakak-kakak yang ingin mengirimkan/menyumbangkan inspirasi/karyanya silahkan kirim ke alamat email Guguslatih Bahasa dan Seni “guslatbase.gl2@gmail.com” (tanpa petik) dan silahkan disertakan biodata lengkap kakak (nama, nim, dan jurusan). Setelah mengirimkan bisa konfirmasi ke nomer berikut 085727277232/085740156082 agar bisa segera diproses. Terima kasih

Tahapan Menjadi Anggota Racana Wijaya

Tahapannya:
1. Orientasi Kepramukaan Perguruan Tinggi (OKPT)
2. Penerimaan Tamu Racana (PTR)
3. Pendidikan dan Pelatihan (Diklat)
4. Pelantikan Anggota Racana (PAR)

Racana Wijaya Link

  • Racana Wijaya
  • Guguslatih Ilmu Pendidikan
  • Guguslatih Bahasa dan Seni
  • Guguslatih Ilmu Sosial
  • Guguslatih Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
  • Guguslatih Teknik
  • Guguslatih Ilmu Keolahragaan
  • Guguslatih Ekonomi
  • Guguslatih Hukum

Terpopuler Base

Chat Base

GL 2 Mention Terpopuler

Tweet tentang "#GuslatBase"

Kirim Pesan Buat GL 2 (PESAN KAKAK)

Nama

Email *

Pesan *

Penulis yg baik adalah Pembaca yang baik Pembicara yang baik adalahPendengar yang baik

Pengikut

Flag Counter
Diberdayakan oleh Blogger.

Langganan

Postingan
Atom
Postingan
Komentar
Atom
Komentar

Selasa, 23 April 2013

Sejarah Kepramukaan Indonesia

Gerakan Pramuka lahir pada tahun 1961, jadi kalau akan menyimak latar belakang lahirnya Gerakan Pramuka, orang perlu mengkaji keadaan, kejadian dan peristiwa pada sekitar tahun 1960.

Dari ungkapan yang telah dipaparkan di depan kita lihat bahwa jumlah perkumpulan kepramukaan di Indonesia waktu itu sangat banyak. Jumlah itu tidak sepandan dengan jumlah seluruh anggota perkumpulan itu.

Peraturan yang timbul pada masa perintisan ini adalah Ketetapan MPRS Nomor II/MPRS/1960, tanggal 3 Desember 1960 tentang rencana pembangunan Nasional Semesta Berencana. Dalam ketetapan ini dapat ditemukan Pasal 330. C. yang menyatakan bahwa dasar pendidikan di bidang kepanduan adalah Pancasila. Seterusnya penertiban tentang kepanduan (Pasal 741) dan pendidikan kepanduan supaya diintensifkan dan menyetujui rencana Pemerintah untuk mendirikan Pramuka (Pasal 349 Ayat 30). Kemudian kepanduan supaya dibebaskan dari sisa-sisa Lord Baden Powellisme (Lampiran C Ayat 8).

Ketetapan itu memberi kewajiban agar Pemerintah melaksanakannya. Karena itulah Pesiden/Mandataris MPRS pada 9 Maret 1961 mengumpulkan tokoh-tokoh dan pemimpin gerakan kepramukaan Indonesia, bertempat di Istana Negara. Hari Kamis malam itulah Presiden mengungkapkan bahwa kepanduan yang ada harus diperbaharui, metode dan aktivitas pendidikan harus diganti, seluruh organisasi kepanduan yang ada dilebur menjadi satu yang disebut Pramuka. Presiden juga menunjuk panitia yang terdiri atas Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Menteri P dan K Prof. Prijono, Menteri Pertanian Dr.A. Azis Saleh dan Menteri Transmigrasi, Koperasi dan Pembangunan Masyarakat Desa, Achmadi. Panitia ini tentulah perlu sesuatu pengesahan. Dan kemudian terbitlah Keputusan Presiden RI No.112 Tahun 1961 tanggal 5 April 1961, tentang Panitia Pembantu Pelaksana Pembentukan Gerakan Pramuka dengan susunan keanggotaan seperti yang disebut oleh Presiden pada tanggal 9 Maret 1961. Ada perbedaan sebutan atau tugas panitia antara pidato Presiden dengan Keputusan Presiden itu. Masih dalam bulan April itu juga, keluarlah Keputusan Presiden RI Nomor 121 Tahun 1961 tanggal 11 April 1961 tentang Panitia Pembentukan Gerakan Pramuka. Anggota Panitia ini terdiri atas Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Prof. Prijono, Dr. A. Azis Saleh, Achmadi dan Muljadi Djojo Martono (Menteri Sosial). Panitia inilah yang kemudian mengolah Anggaran Dasar Gerakan Pramuka, sebagai Lampiran Keputusan Presiden R.I Nomor 238 Tahun 1961, tanggal 20 Mei 1961 tentang Gerakan Pramuka.

Kelahiran Gerakan Pramuka


Gerakan Pramuka ditandai dengan serangkaian peristiwa yang saling berkaitan yaitu
Pidato Presiden/Mandataris MPRS dihadapan para tokoh dan pimpinan yang mewakili organisasi kepanduan yang terdapat di Indonesia pada tanggal 9 Maret 1961 di Istana Negara. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI TUNAS GERAKAN PRAMUKA
Diterbitkannya Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961, tanggal 20 Mei 1961, tentang Gerakan Pramuka yang menetapkan Gerakan Pramuka sebagai satu-satunya organisasi kepanduan yang ditugaskan menyelenggarakan pendidikan kepanduan bagi anak-anak dan pemuda Indonesia, serta mengesahkan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka yang dijadikan pedoman, petunjuk dan pegangan bagi para pengelola Gerakan Pramuka dalam menjalankan tugasnya. Tanggal 20 Mei adalah; Hari Kebangkitan Nasional, namun bagi Gerakan Pramuka memiliki arti khusus dan merupakan tonggak sejarah untuk pendidikan di lingkungan ke tiga. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI PERMULAAN TAHUN KERJA.

Pernyataan para wakil organisasi kepanduan di Indonesia yang dengan ikhlas meleburkan diri ke dalam organisasi Gerakan Pramuka, dilakukan di Istana Olahraga Senayan pada tanggal 30 Juli 1961. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI IKRAR GERAKAN PRAMUKA.
Pelantikan Mapinas, Kwarnas dan Kwarnari di Istana Negara, diikuti defile Pramuka untuk diperkenalkan kepada masyarakat yang didahului dengan penganugerahan Panji-Panji Gerakan Pramuka, dan kesemuanya ini terjadi pada tanggal pada tanggal 14 Agustus 1961. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI PRAMUKA.
Gerakan Pramuka Diperkenalkan

Pidato Presiden pada tanggal 9 Maret 1961 juga menggariskan agar pada peringatan\ Proklamasi Kemerdekaan RI Gerakan Pramuka telah ada dan dikenal oleh masyarakat. Oleh karena itu Keppres RI No.238 Tahun 1961 perlu ada pendukungnya yaitu pengurus dan anggotanya. Menurut Anggaran Dasar Gerakan Pramuka, pimpinan perkumpulan ini dipegang oleh Majelis Pimpinan Nasional (MAPINAS) yang di dalamnya terdapat Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan Kwartir Nasional Harian. Badan Pimpinan Pusat ini secara simbolis disusun dengan mengambil angka keramat 17-8-’45, yaitu terdiri atas Mapinas beranggotakan 45 orang di antaranya duduk dalam Kwarnas 17 orang dan dalam Kwarnasri 8 orang. Namun demikian dalam realisasinya seperti tersebut dalam Keppres RI No.447 Tahun 1961, tanggal 14 Agustus 1961 jumlah anggota Mapinas menjadi 70 orang dengan rincian dari 70 anggota itu 17 orang di antaranya sebagai anggota Kwarnas dan 8 orang di antara anggota Kwarnas ini menjadi anggota Kwarnari.

Mapinas diketuai oleh Dr. Ir. Soekarno, Presiden RI dengan Wakil Ketua I, Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Wakil Ketua II Brigjen TNI Dr.A. Aziz Saleh.
Sementara itu dalam Kwarnas, Sri Sultan Hamengku Buwono IX menjabat Ketua dan Brigjen TNI Dr.A. Aziz Saleh sebagai Wakil Ketua merangkap Ketua Kwarnari.
Gerakan Pramuka secara resmi diperkenalkan kepada seluruh rakyat Indonesia pada tanggal 14 Agustus 1961 bukan saja di Ibukota Jakarta, tapi juga di tempat yang
penting di Indonesia. Di Jakarta sekitar 10.000 anggota Gerakan Pramuka mengadakan Apel Besar yang diikuti dengan pawai pembangunan dan defile di depan
Presiden dan berkeliling Jakarta. Sebelum kegiatan pawai/defile, Presiden melantik anggota Mapinas, Kwarnas dan Kwarnari, di Istana negara, dan menyampaikan anugerah tanda penghargaan dan kehormatan berupa Panji Gerakan Kepanduan Nasional Indonesia (Keppres No.448 Tahun 1961) yang diterimakan kepada Ketua Kwartir Nasional, Sri Sultan Hamengku Buwono IX sesaat sebelum pawai/defile dimulai. Peristiwa perkenalan tanggal 14 Agustus 1961 ini kemudian dilakukan sebagai HARI PRAMUKA yang setiap tahun diperingati oleh seluruh jajaran dan anggota Gerakan Pramuka.

Source Code

Data ini dibangkitkan pada: 23-04-2013 12:52:46 WIB 
Diposting oleh Guslat Base di 12.52
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Materi
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Social Icons

Kontributor

  • Guslat Base
  • Unknown
  • Unknown

Baru Komentar

Recent Comments Blogger Widget

Arsip Blog

  • ►  2016 (1)
    • ►  September (1)
  • ►  2014 (2)
    • ►  Mei (2)
  • ▼  2013 (72)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (8)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (24)
    • ►  Mei (14)
    • ▼  April (6)
      • Sandi Kotak I
      • Lambang Gerakan Pramuka
      • Sejarah Kepramukaan Indonesia
      • Sejarah Kepramukaan Dunia
      • SATGAS UPACARA
      • Ada Agenda Dari Guslat MIPA Niihh...
    • ►  Maret (2)
 
Copyright (c) 2013 Guguslatih Bahasa dan Seni | Designed for Kabid Humasker