-->
skip to main | skip to sidebar

Laman

Guguslatih Bahasa dan Seni

Blog Resmi Guguslatih Bahasa dan Seni

Ads 468x60px

Labels

  • Agenda Terdekat (21)
  • ARTIKEL (7)
  • Download (5)
  • Karya Bocah Base (2)
  • KEGIATAN (9)
  • Materi (24)
  • P3K (3)
  • Permainan (3)
  • Saka (2)
Logo Design by FlamingText.com Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani
  • Home
  • Profil
  • Brangkas
    • Galeri
    • Video
  • Tools
    • Download
    • Tutorial
  • Contact Us
    • Facebook
    • Twitter
    • Google+
  • OKPT 2015
    • TENTANG
    • COCARD
    • PERLENGKAPAN
    • Grup eFBi
    • KELOMPOK
  • PTR 2015
    • TENTANG
    • PTR
  • Form Biodata
  • Pesan Kakak
Bagi kakak-kakak yang ingin mengirimkan/menyumbangkan inspirasi/karyanya silahkan kirim ke alamat email Guguslatih Bahasa dan Seni “guslatbase.gl2@gmail.com” (tanpa petik) dan silahkan disertakan biodata lengkap kakak (nama, nim, dan jurusan). Setelah mengirimkan bisa konfirmasi ke nomer berikut 085727277232/085740156082 agar bisa segera diproses. Terima kasih

Tahapan Menjadi Anggota Racana Wijaya

Tahapannya:
1. Orientasi Kepramukaan Perguruan Tinggi (OKPT)
2. Penerimaan Tamu Racana (PTR)
3. Pendidikan dan Pelatihan (Diklat)
4. Pelantikan Anggota Racana (PAR)

Racana Wijaya Link

  • Racana Wijaya
  • Guguslatih Ilmu Pendidikan
  • Guguslatih Bahasa dan Seni
  • Guguslatih Ilmu Sosial
  • Guguslatih Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
  • Guguslatih Teknik
  • Guguslatih Ilmu Keolahragaan
  • Guguslatih Ekonomi
  • Guguslatih Hukum

Terpopuler Base

Chat Base

GL 2 Mention Terpopuler

Tweet tentang "#GuslatBase"

Kirim Pesan Buat GL 2 (PESAN KAKAK)

Nama

Email *

Pesan *

Penulis yg baik adalah Pembaca yang baik Pembicara yang baik adalahPendengar yang baik

Pengikut

Flag Counter
Diberdayakan oleh Blogger.

Langganan

Postingan
Atom
Postingan
Semua Komentar
Atom
Semua Komentar

Selasa, 30 April 2013

Sandi Kotak I


Source Code

Data ini dibangkitkan pada: 30-04-2013 13:08:37 WIB
Diposting oleh Guslat Base di 13.08 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Materi

Senin, 29 April 2013

Lambang Gerakan Pramuka

Lambang gerakan pramuka adalah tanda pengenal tetap yang mengkiaskan cita-cita setiap anggota Gerakan Pramuka.

Lambang tersebut diciptakan oleh Bapak Soehardjo Admodipura, seorang pembina Pramuka yang aktif bekerja di lingkungan Departemen Pertanian dan kemudian digunakan sejak 16 Agustus 1961. Lambang ini ditetapkan dengan Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No. 06/KN/72 tahun 1972.
Bentuk dan Arti Kiasan.
Bentuk lambang gerakan pramuka itu adalah Silhouette tunas kelapa. Arti kiasan lambang gerakan pramuka :
Buah nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal, dan istilah cikal bakal di Indonesia berarti penduduk asli yang pertama, yang menurunkan generasi baru. Jadi lambang buah nyiur yang tumbuh itu mengkiaskan bahwa tiap anggota pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia.
Buah nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimanapun juga. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap anggota pramuka adalah seorang yang rohaniah dan jasmaniah sehat, kuat, dan ulet serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan dalam hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi pada tanah air dan bangsa Indonesia.
Nyiur dapat tumbuh dimana saja, yang membuktikan besarnya daya upaya dalam menyesuaikan diri dalam mesy dimana dia berada dan dalam keadaan bagaimanapun juga.
Nyiur tumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon yang tertinggi di Indonesia. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus, yakni yang mulia dan jujur, dan dia tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.
Akar nyiur tumbuh kuat dan erat di dalam tanah. Jadi lambang itu mengkiaskan tekad dan keyakinan tiap pramuka yang berpegang pada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat dan nyata ialah tekad dan keyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya.
Nyiur adalah pohon yang serba guna dari ujung atas hingga akarnya. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap pramuka adalah manusia yang berguna, dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air, bangsa dan negara Republik Indonesia serta kepada umat manusia.


Source Code

Data ini dibangkitkan pada: 29-04-2013 07:27:27 WIB 
Diposting oleh Guslat Base di 07.27 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Materi

Selasa, 23 April 2013

Sejarah Kepramukaan Indonesia

Gerakan Pramuka lahir pada tahun 1961, jadi kalau akan menyimak latar belakang lahirnya Gerakan Pramuka, orang perlu mengkaji keadaan, kejadian dan peristiwa pada sekitar tahun 1960.

Dari ungkapan yang telah dipaparkan di depan kita lihat bahwa jumlah perkumpulan kepramukaan di Indonesia waktu itu sangat banyak. Jumlah itu tidak sepandan dengan jumlah seluruh anggota perkumpulan itu.

Peraturan yang timbul pada masa perintisan ini adalah Ketetapan MPRS Nomor II/MPRS/1960, tanggal 3 Desember 1960 tentang rencana pembangunan Nasional Semesta Berencana. Dalam ketetapan ini dapat ditemukan Pasal 330. C. yang menyatakan bahwa dasar pendidikan di bidang kepanduan adalah Pancasila. Seterusnya penertiban tentang kepanduan (Pasal 741) dan pendidikan kepanduan supaya diintensifkan dan menyetujui rencana Pemerintah untuk mendirikan Pramuka (Pasal 349 Ayat 30). Kemudian kepanduan supaya dibebaskan dari sisa-sisa Lord Baden Powellisme (Lampiran C Ayat 8).

Ketetapan itu memberi kewajiban agar Pemerintah melaksanakannya. Karena itulah Pesiden/Mandataris MPRS pada 9 Maret 1961 mengumpulkan tokoh-tokoh dan pemimpin gerakan kepramukaan Indonesia, bertempat di Istana Negara. Hari Kamis malam itulah Presiden mengungkapkan bahwa kepanduan yang ada harus diperbaharui, metode dan aktivitas pendidikan harus diganti, seluruh organisasi kepanduan yang ada dilebur menjadi satu yang disebut Pramuka. Presiden juga menunjuk panitia yang terdiri atas Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Menteri P dan K Prof. Prijono, Menteri Pertanian Dr.A. Azis Saleh dan Menteri Transmigrasi, Koperasi dan Pembangunan Masyarakat Desa, Achmadi. Panitia ini tentulah perlu sesuatu pengesahan. Dan kemudian terbitlah Keputusan Presiden RI No.112 Tahun 1961 tanggal 5 April 1961, tentang Panitia Pembantu Pelaksana Pembentukan Gerakan Pramuka dengan susunan keanggotaan seperti yang disebut oleh Presiden pada tanggal 9 Maret 1961. Ada perbedaan sebutan atau tugas panitia antara pidato Presiden dengan Keputusan Presiden itu. Masih dalam bulan April itu juga, keluarlah Keputusan Presiden RI Nomor 121 Tahun 1961 tanggal 11 April 1961 tentang Panitia Pembentukan Gerakan Pramuka. Anggota Panitia ini terdiri atas Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Prof. Prijono, Dr. A. Azis Saleh, Achmadi dan Muljadi Djojo Martono (Menteri Sosial). Panitia inilah yang kemudian mengolah Anggaran Dasar Gerakan Pramuka, sebagai Lampiran Keputusan Presiden R.I Nomor 238 Tahun 1961, tanggal 20 Mei 1961 tentang Gerakan Pramuka.

Kelahiran Gerakan Pramuka


Gerakan Pramuka ditandai dengan serangkaian peristiwa yang saling berkaitan yaitu
Pidato Presiden/Mandataris MPRS dihadapan para tokoh dan pimpinan yang mewakili organisasi kepanduan yang terdapat di Indonesia pada tanggal 9 Maret 1961 di Istana Negara. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI TUNAS GERAKAN PRAMUKA
Diterbitkannya Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961, tanggal 20 Mei 1961, tentang Gerakan Pramuka yang menetapkan Gerakan Pramuka sebagai satu-satunya organisasi kepanduan yang ditugaskan menyelenggarakan pendidikan kepanduan bagi anak-anak dan pemuda Indonesia, serta mengesahkan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka yang dijadikan pedoman, petunjuk dan pegangan bagi para pengelola Gerakan Pramuka dalam menjalankan tugasnya. Tanggal 20 Mei adalah; Hari Kebangkitan Nasional, namun bagi Gerakan Pramuka memiliki arti khusus dan merupakan tonggak sejarah untuk pendidikan di lingkungan ke tiga. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI PERMULAAN TAHUN KERJA.

Pernyataan para wakil organisasi kepanduan di Indonesia yang dengan ikhlas meleburkan diri ke dalam organisasi Gerakan Pramuka, dilakukan di Istana Olahraga Senayan pada tanggal 30 Juli 1961. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI IKRAR GERAKAN PRAMUKA.
Pelantikan Mapinas, Kwarnas dan Kwarnari di Istana Negara, diikuti defile Pramuka untuk diperkenalkan kepada masyarakat yang didahului dengan penganugerahan Panji-Panji Gerakan Pramuka, dan kesemuanya ini terjadi pada tanggal pada tanggal 14 Agustus 1961. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI PRAMUKA.
Gerakan Pramuka Diperkenalkan

Pidato Presiden pada tanggal 9 Maret 1961 juga menggariskan agar pada peringatan\ Proklamasi Kemerdekaan RI Gerakan Pramuka telah ada dan dikenal oleh masyarakat. Oleh karena itu Keppres RI No.238 Tahun 1961 perlu ada pendukungnya yaitu pengurus dan anggotanya. Menurut Anggaran Dasar Gerakan Pramuka, pimpinan perkumpulan ini dipegang oleh Majelis Pimpinan Nasional (MAPINAS) yang di dalamnya terdapat Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan Kwartir Nasional Harian. Badan Pimpinan Pusat ini secara simbolis disusun dengan mengambil angka keramat 17-8-’45, yaitu terdiri atas Mapinas beranggotakan 45 orang di antaranya duduk dalam Kwarnas 17 orang dan dalam Kwarnasri 8 orang. Namun demikian dalam realisasinya seperti tersebut dalam Keppres RI No.447 Tahun 1961, tanggal 14 Agustus 1961 jumlah anggota Mapinas menjadi 70 orang dengan rincian dari 70 anggota itu 17 orang di antaranya sebagai anggota Kwarnas dan 8 orang di antara anggota Kwarnas ini menjadi anggota Kwarnari.

Mapinas diketuai oleh Dr. Ir. Soekarno, Presiden RI dengan Wakil Ketua I, Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Wakil Ketua II Brigjen TNI Dr.A. Aziz Saleh.
Sementara itu dalam Kwarnas, Sri Sultan Hamengku Buwono IX menjabat Ketua dan Brigjen TNI Dr.A. Aziz Saleh sebagai Wakil Ketua merangkap Ketua Kwarnari.
Gerakan Pramuka secara resmi diperkenalkan kepada seluruh rakyat Indonesia pada tanggal 14 Agustus 1961 bukan saja di Ibukota Jakarta, tapi juga di tempat yang
penting di Indonesia. Di Jakarta sekitar 10.000 anggota Gerakan Pramuka mengadakan Apel Besar yang diikuti dengan pawai pembangunan dan defile di depan
Presiden dan berkeliling Jakarta. Sebelum kegiatan pawai/defile, Presiden melantik anggota Mapinas, Kwarnas dan Kwarnari, di Istana negara, dan menyampaikan anugerah tanda penghargaan dan kehormatan berupa Panji Gerakan Kepanduan Nasional Indonesia (Keppres No.448 Tahun 1961) yang diterimakan kepada Ketua Kwartir Nasional, Sri Sultan Hamengku Buwono IX sesaat sebelum pawai/defile dimulai. Peristiwa perkenalan tanggal 14 Agustus 1961 ini kemudian dilakukan sebagai HARI PRAMUKA yang setiap tahun diperingati oleh seluruh jajaran dan anggota Gerakan Pramuka.

Source Code

Data ini dibangkitkan pada: 23-04-2013 12:52:46 WIB 
Diposting oleh Guslat Base di 12.52 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Materi

Sejarah Kepramukaan Dunia

Lord Boden Powel

Lahir tanggal 22 Pebruari 1857 dengan nama Robert Stephenson Smyth. Ayahnya bernama powell seorang Professor Geometry di Universitas Oxford, yang meninggal ketika Stephenson masih kecil.

Pengalaman Baden Powell yang berpengaruh pada kegiatan kepramukaan banyak sekali dan menarik diantaranya :

  1. Karena ditinggal bapak sejak kecil, maka mendapatkan pembinaan watak ibunya.
  2. Dari kakaknya mendapat latihan keterampilan berlayar, berenang, berkemah, olah raga dan lain-lainnya.
  3. Sifat Baden Powell yang sangat cerdas, gembira, lucu, suka main musik, bersandiwara, berolah raga, mengarang dan menggambar sehingga disukai teman-temannya.
  4. Pengalaman di India sebagai pembantu Letnan pada Resimen 13 Kavaleri yang berhasil mengikuti jejak kuda yang hilang di puncak gunung serta keberhasilan melatih panca indera kepada Kimball O’Hara.
  5. Terkepung bangsa Boer di kota Mafeking, Afrika Selatan selama 127 hari dan kekurangan makan.
  6. Pengalaman mengalahkan Kerajaan Zulu di Afrika dan mengambil kalung manik kayu milik Raja Dinizulu.
Pengalaman ini ditulis dalam buku “Aids To Scouting” yang merupakan petunjuk bagi Tentara muda Inggris agar dapat melaksanakan tugas penyelidik dengan baik.

William Smyth seorang pimpinan Boys Brigade di Inggris minta agar Baden Powell melatih anggotanya sesuai dengan pengalaman beliau itu.

Kemudian dipanggil 21 pemuda dari Boys Brigade di berbagai wilayah Inggris, diajak berkemah dan berlatih di pulau Browns Sea pada tanggal 25 Juli 1907 selama 8 hari.

Tahun 1910 BP pensiun dari tentara dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal. Pada tahun 1912 menikah dengan Ovale St. Clair Soames dan dianugerahi 3 orang anak. Beliau mendapat titel Lord dari Raja George pada tahun 1929 Baden Powell meninggal tanggal 8 Januari 1941 di Nyeri, Kenya, Afrika.

Sejarah Kepramukaan Sedunia

Awal tahun 1908 Baden Powell menulis pengalamannya untuk acara latihan kepramukaan yang dirintisnya. Kumpulan tulisannya ini dibuat buku dengan judul “Scouting For Boys”. Buku ini cepat tersebar di Inggris dan negara-negara lain yang kemudian berdiri organisasi kepramukaan yang semula hanya untuk laki-laki dengan nama Boys Scout.

Tahun 1912 atas bantuan adik perempuan beliau, Agnes didirikan organisasi kepramukaan untuk wanita dengan nama Girl Guides yang kemudian diteruskan oleh istri beliau.

Tahun 1916 berdiri kelompok pramuka usia siaga dengan nama CUB (anak serigala) dengan buku The Jungle Book karangan Rudyard Kipling sebagai pedoman kegiatannya. Buku ini bercerita tentang Mowgli si anak rimba yang dipelihara di hutan oleh induk serigala.

Tahun 1918 beliau membentuk Rover Scout bagi mereka yang telah berusia 17 tahun. Tahun 1922 beliau menerbitkan buku Rovering To Success (Mengembara Menuju Bahagia). Buku ini menggambarkan seorang pemuda yang harus mengayuh sampannya menuju ke pantai bahagia.

Tahun 1920 diselenggarakan Jambore Dunia yang pertama di Olympia Hall, London. Beliau mengundang pramuka dari 27 Negara dan pada saat itu Baden Powell diangkat sebagai Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout of The World).

Tahun 1924 Jambore II            di Ermelunden, Copenhagen, Denmark

Tahun 1929 Jambore III          di Arrow Park, Birkenhead, Inggris

Tahun 1933 Jambore IV           di Godollo, Budapest, Hongaria

Tahun 1937 Jambore V            di Vogelenzang, Blomendaal, Belanda

Tahun 1947 Jambore VI           di Moisson, Perancis

Tahun 1951 Jambore VII         di Salz Kamergut, Austria

Tahun 1955 Jambore VIII        di sutton Park, Sutton Coldfild, Inggris

Tahun 1959 Jambore IX          di Makiling, Philipina

Tahun 1963 Jambore X            di Marathon, Yunani

Tahun 1967 Jambore XI          di Idaho, Amerika Serikat

Tahun 1971 Jambore XII         di Asagiri, Jepang

Tahun 1975 Jambore XIII        di Lillehammer, Norwegia

Tahun 1979 Jambore XIV        di Neishaboor, Iran tetapi dibatalkan

Tahun 1983 Jambore XV         di Kananaskis, Alberta, Kanada

Tahun 1987 Jambore XVI        di Cataract Scout Park, Australia

Tahun 1991 Jambore XVII       di Korea Selatan

Tahun 1995 Jambore XVIII     di Belanda

Tahun 1999 Jambore XIX        di Chili, Amerika Selatan

Tahun 2003 Jambore XX         di Thailand

Tahun 1914 beliau menulis petunjuk untuk kursus Pembina Pramuka dan baru dapat terlaksana tahun 1919. Dari sahabatnya yang bernama W.F. de Bois Maclarren, beliau mendapat sebidang tanah di Chingford yang kemudian digunakan sebagai tempat pendidikan Pembina Pramuka dengan nama Gilwell Park.

Tahun 1920 dibentuk Deewan Internasional dengan 9 orang anggota dan Biro Sekretariatnya di London, Inggris dan tahun 1958 Biro Kepramukaan sedunia dipindahkan dari London ke Ottawa Kanada. Tanggal 1 Mei 1968 Biro kepramukaan Sedunia dipindahkan lagi ke Geneva, Swiss.

Sejak tahun 1920 sampai 19 Kepala Biro Kepramukaan Sedunia dipegang berturut-turut oleh Hebert Martin (Inggris). Kolonel J.S. Nilson (Inggris), Mayjen D.C. Spry (Kanada) yang pada tahun 1965 diganti oleh R.T. Lund 1 Mei 1968 diganti lagi oleh DR. Laszio Nagy sebagai Sekjen.

Biro Kepramukaan sedunia Putra mempunyai 5 kantor kawasan yaitu Costa Rica, Mesir, Philipina, Swiss dan Nigeria. Sedangkan Biro kepramukaan Sedunia Putri bermarkas di London dengan 5 kantor kawasan di Eropa, Asia Pasifik, Arab, Afrika dan Amerika Latin.

Source Code

Data ini dibangkitkan pada: 23-04-2013 01:41:36 WIB
Diposting oleh Guslat Base di 01.41 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Materi

Jumat, 19 April 2013

SATGAS UPACARA




Data ini dibangkitkan pada: 19-04-2013 14:47:53 WIB
Diposting oleh Guslat Base di 14.47 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Agenda Terdekat

Rabu, 03 April 2013

Ada Agenda Dari Guslat MIPA Niihh...



Kakak-kakak
Ada agenda dari Guslat MIPA niihh...
Kartini’s Return VII Tahun 2013
Here is it…
Cekidottt…
Ø  Nama Kegiatan
Celebration of Kartini-Kartini’s Return VII Tahun 2013
Ø  Waktu Kegiatan
Hari, Tanggal   : Minggu, 21 April 2013
Waktu             : Pukul 07.00 WIB s.d selesai
Tempat            : Lingkungan FMIPA
Universitas Negeri Semarang
Ø  Peserta
Mahasiswi Universitas Negeri Semarang
Ø  Administrasi
a.       Lomba Memasak                                 (Rp 22.000,00)
b.      Lomba Karaoke                                  (Rp 19.000,00)
Ø  Pendaftaran
a.       Peserta wajib mendaftarkan diri.
b.      Pendaftaran :
Lomba Memasak dan Lomba Karaoke dimulai tanggal 25 Maret s.d. 15 April 2013.
c.       Tempat pendaftaran di Sanggar Pramuka Guguslatuh MIPA Racana Wijaya Unnes, Gedung PKM FMIPA Universitas Negeri Semarang Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang 50229.
d.      Pendaftaran dapat menghubungi :
§ Lomba Memasak
Format pendaftaran melalui sms :
Memasak_Nama_NIM_Prodi
Kirim ke : Kak Nia      (085337733945)
§ Lomba Karaoke
Format pendaftaran melalui sms :
Karaoke_Nama_NIM_Prodi
Kirim ke : Kak Mery   (089633115638)
e.       Bukti pembayaran wajib ditunjukkan  saat daftar ulang.
f.       Nomor undian setiap lomba diambil saat daftar ulang

Ø  Technical Meeting
Hari,tanggal         : Minggu, 14 April 2013
Waktu         : 15.30 WIB s.d. selesai
                           Tempat        : Gedung D3 Ruang 119 FMIPA Universitas Negeri Semarang
Ø  Tropi dan Hadiah
o   Lomba Memasak
Juara I             : Piala tetap, piagam penghargaan, sertifikat, dan uang pembinaan
Juara II            : Piala tetap, piagam penghargaan, sertifikat, dan uang pembinaan
Juara III          : Piala tetap, piagam penghargaan, sertifikat, dan uang pembinaan
o   Lomba Karaoke
Juara I             : Piala tetap, piagam penghargaan, sertifikat, dan uang pembinaan
Juara II            : Piala tetap, piagam penghargaan, sertifikat, dan uang pembinaan
Juara III          : Piala tetap, piagam penghargaan, sertifikat, dan uang pembinaan
Ø  Ketentuan Lomba :
o   Lomba Memasak
Ketentuan Peserta :
§  Peserta merupakan mahasiswi Universitas Negeri Semarang yang masih aktif.
§  1 tim terdiri dari 3 orang anggota.
§  Peserta wajib mengisi formulir pendaftaran
Ketentuan Lomba :
§  Bahan dasar adalah ubi ungu dan disiapkan oleh sangga kerja.
§  Bahan diolah menjadi 1 jenis kue dan 1 jenis pudding, masing-masing 3 porsi.
§  Alat dan bahan tambahan dipersiapkan oleh peserta.
§  Resep masakan dan nota pembelian bahan tambahan dikumpulkan saat daftar ulang.
§  Alokasi waktu memasak adalah 2 jam.
Kriteria Penilaian :
§  Persiapan
§  Proses
§  Penyajian
o   Lomba Karaoke
Ketentuan Peserta :
§  Peserta merupakan mahasiswi Universitas Negeri Semarang yang masih aktif.
§  Peserta wajib mengisi formulir pendaftaran
Ketentuan Lomba :
§  Bersedia mengikuti peraturan yang ditentukan oleh sangga kerja.
§  Membawakan lagu secara solo.
§  Tema lagu yang dibawakan adalah all genre berbahasa Indonesia.
§  Peserta membawa kaset, CD, atau soft file lagu karaoke sendiri.
Kriteria penilaian
§  Olah vokal
§  Kesesuaian pengucapan teks dengan music
§  Kebenaran lirik lagu
§  Artikulasi
§  Penjiwaan
§  Koreografi
§  Kostum
NB : Apabila ada perubahan akan disampaikan pada saat Technical Meeting

Data ini dibangkitkan pada: 03-04-2013 22:36:50 WIB 
Diposting oleh Guslat Base di 22.36 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Agenda Terdekat
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Komentar (Atom)

Social Icons

Kontributor

  • Guslat Base
  • Unknown
  • Unknown

Baru Komentar

Recent Comments Blogger Widget

Arsip Blog

  • ►  2016 (1)
    • ►  September (1)
  • ►  2014 (2)
    • ►  Mei (2)
  • ▼  2013 (72)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (8)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (24)
    • ►  Mei (14)
    • ▼  April (6)
      • Sandi Kotak I
      • Lambang Gerakan Pramuka
      • Sejarah Kepramukaan Indonesia
      • Sejarah Kepramukaan Dunia
      • SATGAS UPACARA
      • Ada Agenda Dari Guslat MIPA Niihh...
    • ►  Maret (2)
 
Copyright (c) 2013 Guguslatih Bahasa dan Seni | Designed for Kabid Humasker